Wed. Jun 3rd, 2020

Standby COVID-19, Inilah Cara Pertamina Mencegah Distribusi Virus di Stasiun Gas

2 min read

Pertamina melakukan sejumlah cara untuk mengantisipasi penyebaran virus di pompa bensin.

Jakarta, Autos.id – Pencegahan penyebaran ini dilakukan agar layanan BBM terus berjalan meski di sejumlah daerah sudah dalam kondisi standby Covid-19. VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, upaya yang dilakukan agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman saat membeli BBM di SPBU Pertamina.

"Seperti yang kita tahu, pompa bensin adalah tempat umum di mana banyak orang lewat. Jadi kami menerapkan prosedur tambahan, tidak hanya untuk mengantisipasi penyebaran virus, tetapi juga untuk menjaga operator pompa bensin sebagai pelopor kami," katanya di Jakarta. baru saja.

Lebih lanjut Fajriyah menjelaskan, beberapa upaya tersebut antara lain:

  • SPBU melakukan pemeriksaan suhu pada setiap petugas SPBU yang akan memulai dan mengakhiri giliran tugas.
  • Semua staf SPBU Pertamina diharuskan memakai topeng dan menjaga jarak dari konsumen sekitar 1,5 meter.
  • Petugas pompa bensin juga menggunakan sarung tangan tahan karet selama proses menerima dan mengembalikan uang dan menghindari menyentuh wajah.
  • SPBU menyediakan lebih dari 60% pembersih tangan atau alkohol di setiap pulau pompa atau daerah dengan tingkat interaksi yang tinggi. Petugas SPBU diharuskan membersihkan tangan setiap kali melakukan transaksi.
  • Untuk pompa bensin yang menyediakan swalayan, mereka menyediakan petugas yang secara rutin membersihkan nozzle dengan desinfektan.
  • Area kantor dan fasilitas lainnya terutama yang sering dikunjungi oleh konsumen seperti toilet dan ruang sholat, juga dibersihkan secara teratur dengan disinfektan.
  • Konsumen didorong untuk menggunakan metode pembayaran tanpa uang tunai.
  • Jika ada layanan yang tidak pantas, konsumen dapat menghubungi 135.

Dia menambahkan, upaya ini dilakukan tidak hanya di pompa bensin tetapi juga di jaringan distribusi Pertamina lainnya seperti agen dan pangkalan LPG. Karena itu, masyarakat dihimbau untuk tidak panik membeli BBM atau LPG, karena layanannya akan terus berjalan dengan baik dan ketahanan stok BBM dan LPG dipertahankan pada level lebih dari 20 hari.

"Pertamina telah menginstruksikan semua pompa bensin dan agen / pangkalan resmi untuk melakukan langkah-langkah seperti di atas. Jika ada orang yang merasa ada ketidaksesuaian prosedural atau memerlukan informasi tambahan tentang layanan Pertamina, mereka dapat menghubungi Pusat Panggilan Pertamina 135 , "simpulnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.