Tue. Apr 7th, 2020

Pertamina Memastikan Stok BBM di Sulawesi Aman Di Tengah Wabah Virus Corona

2 min read

tangki bahan bakar mobil pertamina corona covid-19 virus

Autonesian.com – Di tengah wabah virus korona atau covid-19 di Indonesia, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII untuk memastikan layanan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di semua bagian Sulawesi dalam kondisi aman.

Menurut PT Pertamina (Persero) Manajer Unit Komunikasi & CSR MOR VII, Hatim Ilwan, kantornya menjamin bahwa semua bahan bakar dan produk LPG tetap tersedia dan cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat. "Saat ini, ketahanan bahan bakar nasional dan stok LPG rata-rata di atas 20 hari," katanya.

Di tengah wabah virus korona atau covid-19 hingga minggu ke 3 Maret 2020, distribusi produk bensin (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) dan produk gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) berlangsung normal.

Sedangkan rata-rata harian distribusi bensin jenis bensin di Sulawesi Selatan adalah sekitar 3.272 kilo liter (KL) / hari, sedangkan untuk jenis bensin adalah 1.170 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 688 Metric Ton (MT) / hari untuk produk PSO dan 68 MT / hari untuk produk Non-PSO.

Untuk Sulawesi Tenggara, rata-rata distribusi harian bensin jenis bensin mencapai 866 KL / hari, sedangkan untuk gasoil tipe 297 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 128 Metric Ton (MT) / hari dan 12 MT / hari untuk produk Non-PSO.

Wilayah Sulawesi Tengah, rata-rata distribusi harian bensin jenis bensin mencapai 1.097 KL / hari, sedangkan untuk gasoil tipe 339 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 131 MT / hari dan 22 MT / hari untuk produk Non-PSO.

Di wilayah Sulawesi Barat, rata-rata distribusi harian bensin jenis bensin mencapai 341 KL / hari, sedangkan untuk gasoil tipe 128 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 75 MT / hari dan 3 MT / hari untuk produk Non-PSO.

Provinsi Gorontalo, rata-rata distribusi harian jenis bensin mencapai 376 KL / hari, sedangkan untuk jenis bahan bakar minyak 88 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 81 MT / hari dan 6 MT / hari untuk produk Non-PSO.

Dan untuk Provinsi Sulawesi Utara, rata-rata distribusi harian bensin jenis bensin mencapai 1.072 KL / hari, sedangkan untuk gasoil tipe 286 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 196 MT / hari dan 17 MT / hari untuk produk Non-PSO.

Hatim juga mengajak masyarakat untuk bijaksana dalam menggunakan BBM dan LPG, dan mendesak untuk selalu menggunakan produk BBM dan LPG yang berkualitas. "Selain produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi yang kurang mampu, kami juga menyiapkan produk BBM dan LPG berkualitas yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.

Sedangkan untuk produk BBM berkualitas Pertamina tersedia di pasar termasuk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite. Sedangkan produk LPG meliputi Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.

Hatim menambahkan bahwa orang tidak perlu panik membeli karena mereka terus menyediakan berbagai produk yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. "Insya Allah, kami terus berupaya agar pelayanan kepada masyarakat berjalan sebaik mungkin," katanya.

Pos Pertamina Memastikan Stok BBM di Sulawesi Aman Di Tengah Wabah Virus Corona muncul pertama kali Autonesian.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.